Macam-macam Tahapan Alur pada Cerita

Berbagai macam karya sastra tulis seperti Novel, Cerpen dan Naskah memiliki unsur pembangun dari dalam atau biasa kita sebut degan Unsur Intrinsik. Nah, di dalam unsur tersebut ada salah satu poin yang memiliki kedudukan penting dalam cerita yakni alur.

Namun tahukah anda apa pengertian Alur itu sendiri?  Alur adalah rangkaian tahapan jalan cerita yang ada pada sebuah karya tulis seperti novel, cerpen dan naskah. Biasanya alur disampaikan dengan berbagai macam cara. Entah itu alur maju, mundur ataupun campuran. Bagaimana kelanjutannya? Mari kita simak beberapa poin berikut.

Tahapan Alur

tahapan alur beserta macam-macamnya

http://2.bp.blogspot.com/

Di dalam sebuah cerita, tahapan alur dibagi menjadi 5 bagian. Diantaranya:

Perkenalan

Pada bagian ini, pengarang cerita mulai memperkenalkan berbagai macam tokoh yang ada pada cerita tersebut. Selain itu, ia juga memperkenalkan tema latar yang ia ambil. Seperti: Ranah perkotaan, pedesaan atau pegunungan sekalipun.

Munculnya Masalah

Pada tahap ini, pengarang cerita mulai menunjukan masalah yang akan dihadapi oleh sang tokoh utamanya. Biasanya, pada tahap ini di desain se-dramatis mungkin. Agar pembaca akan penasaran akan tahap kisah selanjutnya

Menuju Konflik

Setelah masalah muncul, timbulah konflik di dalamnya. Biasanya konflik ini terjadi antara tokoh utama dan tokoh antagonis.

Ketegangan

Tahap ketegangan ini merupakan inti dari cerita tersebut dimana sang tokoh utama berada pada masalah yang sangat menegangkan. Seperti jatuh dari lantai 30 misal. Ataupun seperti adegan seorang pangeran yang hendak dibunuh.

Penyelesaian

Setelah berada di ujung puncak masalah, pengarang cerita akan mulai membawa alur tersebut pada tahap penyelesaian. Apakah cerita tersebut akan berkahir dengan bahagia (happy ending) atau malah sebaliknya (sad ending). Semua itu tergantung keputusan sang penulis.

Baca Juga : Jasa Penulis Artikel

Macam-macam Alur

macam-macam alur beserta tahapannya

https://thefreakyteppy.files.wordpress.com

Jika dipandang dari urutan jalur kronologisnya, alur bisa dikelompokan menjadi 3 macam. Yakni alur maju, mundur dan campuran. Berikut penjelesan mengenai macam-macam alur.

Alur Maju

Pada alur maju (alur progresif) pengarang cerita menyajikan jalan cerita dengan cara berurutan dari tahap pengenalan hingga tahap penyelesaian. Semua ia kemas secara runtut dan rinci. Tujuannya adalah agar pembaca tidak terlalu bingung dengan adanya alur tersebut.

Alur Mundur

Alur mundur merupakan model jalan cerita yang di sampaikan secara tidak urut. Biasanya sang penulis akan menyampaikan ceritanya di mulai dari tahap konflik menuju tahap penyelesaian. Setelah itu, baru kemudian ia akan kembali lagi menceritakan latar belakang timbulnya kejadian/konflik tersebut.

Alur Campuran

Jenis alur yang terakhir adalah alur campuran. Alur jenis ini merupakan penggabungan dari dua jenis alur diatas, yakni alur maju dan mundur. Pada awalnya, penulis akan menyampaikan ceritanya dengan kisah yang urut. Lalu kemudian sewaktu-waktu pengarang cerita akan menceritakan kembali kisah yang sudah lampau atau biasa kita sebut dengan istilah Flashback. Cerita yang menggunakan jenis alur seperti ini cukup sulit untuk dipahami. Membacanya butuh konsentrasi yang cukup tinggi.

One Response

  1. Hanung Oktober 20, 2016

Leave a Reply